materi kelas 9 : topologi tree

SHARE FRIENDS

Topologi Tree

E-mail Cetak PDF
Contoh gambar topologi tree
Topologi Tree pada dasarnya merupakan bentuk yang lebih luas dari Topologi Star. Seperti halnya Topologi Star, perangkat (node, device) yang ada pada topologi tree juga terhubung kepada sebuah pusat pengendali (central HUB) yang berfungsi mengatur traffic di dalam jaringan.
Meskipun demikian, tidak semua perangkat pada topologi tree terhubung secara langsung ke central HUB. Sebagian perangkat memang terhubung secara langsung ke central HUB, tetapi sebagian lainnya terhubung melalui secondary HUB (lihat gambar).
Pada topologi tree terdapat dua atau lebih HUB yang digunakan untuk menghubungkan setiap perangkat ke dalam jaringan. Keseluruhan HUB tersebut berdasarkan fungsinya terbagi menjadi dua bagian yaitu Active HUB dan Passive HUB.
Active HUB berfungsi tidak hanya sekedar sebagai penerus sinyal data dari satu komputer ke komputer lainnya, tetapi juga memiliki fungsi sebagai Repeater.  Sinyal data yang dikirimkan dari satu komputer ke komputer lainnya memiliki keterbatasan dalam hal jarak, setelah berjalan sekian meter maka sinyal tersebut akan melemah. Dengan adanya fungsi Repeater ini maka sinyal data tersebut akan di-generate kembali sebelum kemudian diteruskan ke komputer yang dituju, sehingga jarak tempuh sinyal data pun bisa menjadi lebih jauh dari yang biasanya. Sedangkan Passive HUB hanya berfungsi sebagai penerus sinyal data dari satu komputer ke komputer lainnya.
Pada topologi tree, seperti pada gambar, Central HUB adalah selalu sebagai Active HUB sedangkan Secondary HUB adalah Passive HUB. Tetapi pada pelaksanaannya, Secondary HUB bisa juga sebagai Active HUB apabila digunakan untuk menguatkan kembali sinyal data melalui secondary HUB lainnya yang terhubung.
Karena pada dasarnya topologi ini merupakan bentuk yang lebih luas dari topologi star, maka  kelebihan dan kekurangannya pada topologi star juga dimiliki oleh topologi tree. Perbedaannya adalah HUB dan kabel yang digunakan menjadi lebih banyak sehingga diperlukan perencanaan yang matang dalam pengaturannya dengan mempertimbangkan segala hal yang terkait, termasuk di dalamnya adalah tata letak ruangan. Meskipun demikian, topologi ini memiliki keunggulan lebih mampu menjangkau jarak yang lebih jauh dengan mengaktifkan fungsi Repeater yang dimiliki oleh HUB.
Semoga bermanfaat.

materi kelas 9 : Topologi Ring

Topologi Ring


Di dalam topologi Ring semua workstation dan server dihubungkan sehingga terbentuk suatu pola lingkaran atau cincin. Tiap workstation ataupun server akan menerima dan melewatkan informasi dari satu komputer ke komputer lain, bila alamat- alamat yang dimaksud sesuai maka informasi diterima dan bila tidak informasi akan dilewatkan. Kelemahan dari topologi ini adalah setiap node dalam jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan, sehingga bila terdapat gangguan di suatu node maka seluruh jaringan akan terganggu. Keunggulan topologi Ring adalah tidak terjadinya collision atau tabrakan pengiriman data seperti pada topologi Bus, karena hanya satu node dapat mengirimkan data pada suatu saat.

materi kelas 9 : topologi bus

SHARE FRIENDS

Topologi Bus

E-mail Cetak PDF
Topologi bus banyak digunakan di awal penggunaan jaringan komputer dan bisa dikatakan sebagai topologi yang paling sederhana apabila dibandingkan dengan topologi lainnya.
Pada topologi bus, komputer dalam jaringan dihubungkan antara satu dengan lainnya dengan membentuk seperti barisan melalui satu single kabel (lihat gambar).
Gambar Topologi Bus

Dalam hal pengiriman data, dalam satu saat hanya satu komputer yang diperbolehkan mengirimkan data yang berupa sinyal elektronik ke semua komputer dalam jaringan tersebut dan hanya akan diterima oleh komputer yang dituju.
Suatu komputer dapat mengirimkan data ke komputer lainnya dengan syarat jaringan bus mesti terbebas dari sinyal-sinyal yang sedang aktif di jaringan. Permasalahannya, sinyal yang dikirimkan oleh satu komputer akan bergerak ke seluruh jaringan mulai dari ujung satu sampai dengan ujung lainnya dan kemudian akan berbalik arah kembali menuju ujung awal dan demikian terjadi secara terus menerus (bouncing) tanpa bisa di interrupt atau dihentikan (walaupun data yang dikirimkan sudah sampai ke komputer tujuan). Sehingga berdampak pada komputer lainnya akan menjadi terhambat untuk bisa mengirim data.
Untuk mencegah sinyal terus menerus aktif diperlukan adanya terminator, di mana ujung dari kabel yang menghubungkan komputer-komputer tersebut harus di-terminate untuk menghentikan sinyal dari bouncing (berbalik) dan menyerap (absorb) sinyal bebas sehingga membersihkan kabel tersebut dari sinyal-sinyal bebas sehingga komputer lain bisa mengirim data.
Karena hanya satu komputer saja yang dapat mengirimkan data dalam satu saat maka banyaknya komputer akan sangat berpengaruh dalam unjuk kerja jaringan komputer, karena semakin banyak jumlah komputer maka akan semakin banyak pula komputer yang akan menunggu giliran untuk bisa mengirim data. Sehingga berdampak pada unjuk kerja jaringan komputer yang akan menjadi lambat.
Selain itu, dalam topologi bus ada satu kelemahan yang sangat menganggu kerja dari semua komputer yaitu jika terjadi masalah dengan kabel dalam satu komputer (ingat topologi bus menggunakan satu kabel menghubungkan komputer) misalnya kabel putus maka semua jaringan komputer akan terganggu dan tidak bisa berkomunikasi antar satu dengan lainnya atau istilahnya 'down'. Begitu pula jika salah satu ujung tidak diterminasi, sinyal akan berbalik (bounce) dan seluruh jaringan akan terpengaruh meskipun masing-masing komputer masih dapat berdiri sendiri (stand alone) tetapi tidak dapat berkomunikasi satu sama lain.
Semoga bermanfaat.

materi kelas 9 topologi star

SHARE FRIENDS

Topologi Star

E-mail Cetak PDF
Contoh gambar topologi star
Berbeda dengan Topologi Mesh, perangkat pada topologi star tidak langsung terhubung satu sama lain, tetapi melalui perangkat pusat pengendali (central controller) yang biasa disebut dengan HUB.
Pada topologi star, HUB berfungsi layaknya seperti pengatur lalu lintas. Jika satu komputer ingin mengirimkan data ke komputer lainnya maka data tersebut dikirimkan ke HUB terlebih dahulu, yang kemudian meneruskannya ke komputer tujuan (lihat gambar).
Dengan bentuk hubungan seperti itu, kabel yang diperlukan hanyalah sebanyak komputer dalam jaringan dan port I/O juga cukup hanya satu di setiap komputer. Sehingga banyaknya kabel link dan port I/O menjadi lebih sedikit yang berarti bahwa biaya yang dibutuhkan menjadi tidak semahal seperti pada topologi mesh.
Keuntungan lainnya, topologi star ini juga memiliki sifat robustness, yaitu jika terjadi kerusakan pada satu link, maka hanya berakibat pada komputer yang berada pada jalur link itu saja, sedangkan komputer lainnya tetap aktif. Sepanjang tidak ada masalah dengan HUB, dengan sifat ini maka kerusakan link dapat segera diketahui dan diisolir.
Kelemahannya, karena topologi star ini sangat bergantung kepada HUB sebagai pusat pengendali, maka HUB harus selalu berada dalam kondisi baik. Kerusakan pada HUB berakibat pada "lumpuhnya" seluruh link dalam jaringan sehingga komputer tidak dapat saling berkomunikasi.

Materi Tik Kelas 9 : Defacing



Defacing adalah kegiatan mengubah halaman situs/website pihak lain, seperti yang terjadi pada situs Menkominfo dan Partai Golkar, BI baru-baru ini dan situs KPU saat pemilu 2004 lalu. Tindakan deface ada yang semata-mata iseng, unjuk kebolehan, pamer kemampuan membuat program, tapi ada juga yang jahat, untuk mencuri data dan dijual kepada pihak lain.

materi kelas 8 : Mengenal Ms. Word

Mengenal Ms. Word


I.                   Mengenal Microsoft Word
Apa sih Microsoft Word?
Microsoft Word adalah software pengolah kata, tujuannya untuk membuat laporan, membuat surat, membuat label surat, membuat tabel pada dokumen dan masih banyak lagi kegunaan lainnya.  II.

A.     Membuka Microsoft Word
Bagaimana kah cara membuka Microsoft Word?, ada beberapa cara yang bisa ditempuh, antara lain:
1. Pada jendela Microsoft Windows
2.Klik TombolStart Pilih All Programs
3.Kemudian pilih dan klik Microsoft Word. Tunggu sampai jendela program Microsoft Word ditampilkan.
Cara lain yang bisa dipakai:
-Double Klik icon Microsoft Word pada desktop (jika short cut ke microsoft word sudah   dibuat)







Sebelum membuat dokumen dengan Microsoft Word, ada baiknya kita kenal dulu beberapa  istilah yang sering dipakai. Diantaranya yaitu Screen Layout (tampilan layar),Menu, dan Toolbar.

1.      Screen Layout  Screen Layoutatau tampilan layar, yaitu tampilan yang ditunjukkan komputer saat  menjalankan program. Untuk tampilan dalam Microsoft Word, tampilannya seperti gambar di atas.  Lihat bagian Baris Judul, terdapat nama file yang sedang kita buka, jika kita belum menyimpan dan memberi nama pada file yang kita buka, Microsoft Word akan menampilkan file kita dengan nama Document1, 2, 3 dan seterusnya.
2.      Menu KataMenu yang digunakan dalam Microsoft Word artinya hampir sama dengan pengertian menu dalam kehidupan sehari-hari, contohnya daftar menu di restoran. Di dalam menu ini ada beberapa perintah yang dapat dipilih, cara memilihnya adalah dengan menggeser mouse pada daftar menu, untuk menjalankan perintah pada menu tertentu cukup dengan mengklik perintah pada menu tersebut. 







4.      Toolbar Toolbaritu apa sih? Toolbar itu adalah adalah beberapa gambar kecil (icon) yang dipakai untuk menjalankan sebuah perintah yang ada pada menu. Cara memakainya yaitu dengan meng-lik gambar kecil pada baris toolbar tersebut.

B.     Membuat Dokumen baru.
Jika kita baru memulai menjalankan Microsoft Word, biasanya akan langsung ditampilkan dokumen kosong yang siap untuk ditulisi. Namun jika komputer tidak secara otomatis menyediakan dokumen kosong, ada beberapa cara untuk membuat dokumen baru :
1.Pada jendela Microsoft Word, pilih menuFile New, klik
2.Pada tampilan baru di sebelah kanan klik Blank Document untuk membuat dokumen baru.
3.Jendela dokumen kosong siap digunakan untuk pengetikan.
Cara lain yang bisa digunakan, yaitu :
Klik icon New Document yang ada pada baris toolbar.          

C.     Menyimpan Dokumen
Kalau bisa setelah kita memulai pengetikan, sebisa mungkin dilakukan penyimpanan, Tujuannya untuk menjaga kemungkinan kehilangan dokumen karena komputer padam, mati lampu, komputer hang, dll. Caranya:
1.      Pada jendela Microsoft Word, pilih menuFile Save, Klik
2.      Pada layar akan ditampilkan kotak dialog Save, pilih folder tempat menyimpan file
3.      selanjutnya tulis nama file dokumen dan klik save
4.      Diusahakan agar melakukan penyimpanan file sesering mungkin.







D.     Membuka File yang sudah tesimpan
1.      Pilih menuFile Open, klik. Maka akan tampil jendela Open.
2.      Pilih lokasi dan nama file pada komputer yang akan dibuka
3.      Klik tombolOpen, maka file yang tadi dibuka akan tampil pada jendela Microsoft word.







E.     Menutup file Dokumen
Kalau kita sudah selesai mengetik atau mau beristirahat, simpan dahulu file dokumen yang  sedang kita ketik, lalu kita tutup file. Caranya adalah :
1.pada jendela Microsoft Word, pilih menuFile, Close , klik
2.Maka Microsoft Word akan menutup file dokumen yang barusan kita ketik.

Cara lain :
Klik icon close pada baris toolbar  X







F.      Menutup Jendela Microsoft Word
Sebelum menutup dokumen, pastikan bahwa dokumen yang telah diketik sudah tersimpan  dengan benar. Cara menutup (close) document :
1.      Pada jendela Microsoft Word, pilih menuFile Exit, maka jendela Microsoft Word akan tertutup.
2.      Selain dengan menu File, menutup jendela Microsoft Word juga dapat dilakukan dengan mengklik tombol   X yang ada di pojok kanan di atas jendela Microsoft.

II.                   Mengetik Dokumen
Pada saat membuka program Microsoft Word, secara otomatis dokumen baru yang masih kosong yang diberi nama Document1 akan ditampilkan dan siap digunakan. Setiap mengetikkan teks, teks yang diketik akan muncul di posisi kursor dan kursor akan bergeser ke kanan. Kita bisa memindahkan kusor dengankeyboard atau mouse.

Jika teks yang yang sedang diketik mencapai akhir dari baris, maka teks tersebut secara otomatis akan turun ke bagian bawah baris pegetikan dan kursor secara otomatis pindah ke awal baris berikutnya. Bila perlu tekan tombolEnter untuk memindahkan kursor ke baris berikutnya. TapiEnter diperlukan jika kita mau mengetik di baris baru sebelum sampai ke batas kanan, membuat baris kosong atau memulai paragraf baru. Arti paragraf dalam Microsoft adalah sejumlah karakter, kata, atau kalimat yang diakhiri dengan tanda paragraf. Tanda paragraf akan disisipkan pada waktu kita menekan tombol Enter.Tanda paragraf ini penting untuk mengetahui di mana suatu paragraf dimulai dan berakhir pada dokumen kita. Dalam keadaan aslinya, tanda paragraf ini tidak ditampilkan. Sebagai contoh, tampilan halaman pengetikan di bawah ini:







III.              Mengedit Teks/membetulkan teks
Jika salah mengetik teks, kita bisa membetulkannyanya dengan berbagai cara berikut :

1.      Tekan tombolBacksS pace pada keyboard untuk menghapus karakter di kiri kursor.
2.      Tekan tombolDelete pada keyboard untuk menghapus karakter di kanan kursor.
3.      Untuk menghapus teks yang baru saja Kita ketik, pilih dan klik menu Edit, Undo Typing atau klik tombol Undo pada toolbar.
4.      Untuk melakukan pengulangan  teks yang baru saja Kita ketik, pilih dan klik menu Edit, repeat Typing  atau klik tombol redo pada toolbar.




A.     Meng-Copy/Menyalin Teks
Perintah copy dapat digunakan untuk menyalin teks, gambar, Paragraf, dll. Untuk menyalin teks yang akan kita pilih ke lokasi lain, ikuti langkah ini :
1.      Sorot teks yang akan di salin.
2.      Kemudian pilih menu edit è copy klik
3.      Tempatkan kursor di lokasi baru.
4.      Kemudian pilih menu edit è paste klik

B.     Men-Delete / Menghapus Teks.
Untuk menghapus teks yang telah kita pilih, ikuti langkah ini :
1.      Sorot teks yang akan dihapus.
2.      Terus pilih menuEdit è Clear è contents, klik. Atau tekan tombol delete pada keyboard.

C.     Meng-Cut/Memindahkan Teks.
Untuk memindahkan teks yang kita pilih ke lokasi yang baru, ikuti langkah ini:
1.      Sorot teks yang akan dipindahkan
2.      Terus pilih menuEdit è Cut, klik
3.      Tempatkan kursor pd lokasi baru.
4.      Lalu pilih dan klik menu edit è paste klik.

D.     Format teks
Kita bisa mengatur format teks dengan menggunakan salah satu cara ini:
ð  Pilih atau sorot file yang akan di format. Lalu atur formatnya sesuai yang kita inginkan







ð   Mengubah Ukuran Huruf (Font Size) Semua teks yang kita ketikkan pada dokumen baru dengan menggunakan template Blank Document akan memakai pilihan asli font Times New Roman dengan ukuran huruf 10 point. Untuk mengubah ukuran huruf (font size) dari teks yang sebelumnya diketik, ikuti caranya :
1.      Pilih atau sorot teks yang mau diubah ukurannya.
2.      Pilih dan klik ukuran yang diinginkan pada tombol daftar pilihan Font Size yang
terdapat pada baris toolbar formatting.

ð  Memilih Gaya Tampilan Huruf (Font Style)
Untuk mengubah gaya tampilan huruf (font style) dari teks yang sebelumnya sesudah kita ketik ikuti caranya:
1.       Sorot teks yang akan diubah gaya tampilannya.
2.       2.Untuk membuat “huruf tebal”, klik tombol iconBold yang terdapat pada baris toolbar formatting  B.
3.       Untuk membuat “huruf miring”, pilih dan klik iconItalic yang terdapat pada baris toolbar formatting I.
4.       Untuk membuat “garis bawah teks”, pilih dan klik iconUnderline yang terdapat pada baris toolbar formatting U

ð   Menentukan Warna Huruf (Font Color) Bila ingin huruf yang telah kita ketik dapat ditampilkan dengan warna tertentu sehingga tampilan huruf tersebut terlihat lebih menarik. Untuk mengubah warna huruf (font color) dari teks yang sebelumnya telah kita ketik, ikuti langkah berikut ini :
1.      Pilih atau sorot teks yang akan diubah warnanya.
2.      Pilih dan klik warna yang kita inginkan pada icon fuul colour pada baris toolbar.

IV.                   Mengatur Format Paragraph
Paragraph itu apa sih?
Di Microsoft Word, paragraf adalah segala sesuatu yang diakhiri dengan menekan tombol enter, Paragraf bisa berupa judul laporan, bagian suatu daftar, baris kosong di antara dua
paragraf, sekumpulan teks atau kalimat yang mempunyai satu pemikiran. Kita bisa mengatur
format paragraf dengan menggunakan salah satu cara berikut ini :
1.      Pilih paragraf yang akan kita format, lalu atur formatnya sesuai dengan keinginan kita.
2.      Tempatkan kursor pada posisi awal pengetikan paragraf atau formatnya, kemudian ketik paragraf yang kita inginkan. Dengan cara ini, semua paragraf yang kita ketik mulai dari posisi kursor akan mengikuti format yang kita pilih sampai kita melakukan perubahan kembali atau memindahkan posisi kursor ke bagian lain pada dokumen.

A.     Mengatur Perataan teks dalam Paragraf
Perataan teks dalam paragraf dapat dilakukan dengan posisi rata sisi kiri (left-align), rata sisi kanan (right-align), ditengah (center) dan rata sisi kiri dan kanan (justify). Untuk mengatur perataan teks dari paragraf, ikuti langkah ini :
1.      Pilih dan tempatkan kursor pada paragraf yang akan kita format.
2.      Pilih dan klik menuFormat Paragraph . Kotak dialog paragraph akan ditampilkan.
3.      Pada kotak dialog Paragraph tab Indent and Spacing lihat bagianGeneral, lalu pilih
daftar pilihanAlignment , pilih perataan teks yang kita inginkan.
ð  Leftuntuk perataan kiri
ð  Centereduntuk penempatan di tengah
ð  Rightuntuk perataan kanan.
ð  Justifieduntuk perataan penuh di kiri dan kanan






 

ð  Contoh format paragraf yang kita pilih, dapat dilihat pada kotak preview.
ð  Klik ok.

B.     Mengatur Indentasi
Kita dapat mengatur indentasi paragraf terhadap margin kiri, margin kanan atau keduanya. kita juga dapat membuat indentasi hanya pada baris pertama dari paragraf atau membuat indentasi gantung. Untuk mengatur indentasi paragraf, ikuti langkah berikut ini:
1.      Pilih dan tempatkan kursor pada paragraf yang akan kita format.
2.      Pilih dan klik menuFormat Paragraph . Kotak dialog Paragraph akan ditampilkan.
3.      Pada kotak dialog tab Indents and Spacing, pilih bagianIndentation , lalu atur indentasi yang kita inginkan.

ð  Left,untuk menentukan jarak indentasi dari margin kiri.
ð  Right,untuk menentukan jarak indentasi dari margin kanan.
ð  Special,untuk menentukan indentasi khusus dengan jarak sesuai dengan yang Kita i si pada kotakBy. Terdapat beberapa pilihan, antara lain:

ð  (none),jika tidak ada indentasi khusus
ð  First line,jika indentasi kiri hanya untuk baris pertama saja
ð  Hanging,jika ingin membuat indentasi gantung, yang diindentasi adalah baris lain selain baris pertama.
4.      Contoh format paragraf yang kita pilih, dapat kita lihat pada bagian kotakPreview.
5.       klik ok untuk melanjutkan.

C.     Mengatur Jarak Spasi Baris
Apabila diperlukan, Kita dapat mengatur jarak spasi dari baris agar masing-masing baris mempunyai jarak yang cukup dan sesuai dengan kebutuhan. Untuk mengatur jarak spasi baris, ikuti langkah ini :
1.      Pilih atau tempatkan kursor pada paragraf yang akan Kita format.
2.      Pilih dan klik menuFormat Paragraph . Kotak dialog Paragraph akan ditampilkan.
3.      Pada kotak tab Indents and Spacing, tentukan jarak spasi baris ada bagianSpacing
4.      Before,jarak spasi sebelum paragraph
5.      After,jarak spasi sesudah paragraph
6.      Kotak daftar pilihan Line Spacing, diisi dengan jarak spasi baris yang diinginkan
7.      Singleuntuk jarak spasi satu.
8.      1.5 lines,untuk jarak spasi satu setengah
9.      Double,untuk jarak spasi dua
10.  At least,untuk menentukan jarak spasi minimal.
11.  Exactly,untuk menentukan jarak spasi yang pasti
12.  Multiple,untuk menggandakan jarak spasi Single menjadi Dua, 1.5 lines menjadi Tiga dan Double menjadi Empat.


V.                   Mengakhiri Microsoft Word
Setelah seluruh kegiatan pengetikan, pengeditan, dan juga pencetakan (print out) dokumen selesai, maka kita dapat mengakhiri Microsoft Word setelah terlebih dahulu memastikan bahwa dokumen sudah tersimpan dengan baik. Jika belum, maka simpanlah dokumen yang telah kita ketik terlebih dahulu, baru kemudian keluar dari Microsoft Word.
Untuk keluar dari Microsoft Word ada beberapa cara, antara lain:
1.      Cara pertama : Pilih menuFile Exit, klik
2.      Cara kedua : Klik tombol bertanda silang pada pojok kanan atas jendela Microsoft word X


materi kelas 8 :Mengenal Microsoft Office Power Point 2007

Mengenal Microsoft Office Power Point 2007

1 Pendahuluan
Setelah membaca bab ini, anda diharapkan memperoleh gambaran singkat tentang PowerPoint dan membuat Presentasi serta menyuntingnya.

2 Power Point dan Presentasi
Presentasi merupakan kegiatan yang penting dalam mengkomunikasikan suatu gagasan kepada orang lain dengan berbagai tujuan, misalnya untuk menarik audiensi agar mereka membeli produk, menggunakan jasa atau untuk kepentingan lain.
Salah satu alat peraga yang dapat digunakan untuk mendukung presentasi adalah computer. Adapun salah satu perangkat lunak yang dapat dipakai adalah PowerPoint yang merupakan bagian dari Microsoft Office. Dengan menggunakan software ini seseorang dapat menuangkan ide-ide cemerlangnya dalam bentuk visual yang menarik dalam waktu yang singkat.
2.1 Fitur-fitur Power Point
PowerPoint menawarkan kemudahan-kemudahan dalam membuat bahan presentasi yang berbentuk elektronis. Pada setiap halaman presentasi atau slide dapat disisipkan komponen-komponen multimedia yang meliputi:
  • Teks
  • Gambar dan Grafik
  • Foto
  • Suara
  • Film
PowerPoint juga memungkinkan komunikasi dengan software lain, seperti Microsoft Word atau  Microsoft Excel. Seseorang bisa menyiapkan bahan presentasi melalui Word lalu memolesnya melalui Power Point, bisa juga dengan Excel dan menyisipkannya ke PowerPoint.

3 Menjalankan Power Point
Tekan tombol start di pojok kiri bawah layar monitor. Pilih Program, kemudian klik Microsoft Power Point, sehingga muncul gambar 9.1.
Penjelasan Gambar:
  1. Window sebelah kiri adalah nomor slide diawali dengan nomor1
  2. Window yang tengah tempat kita menempatkan fitur-fitur Power Point beserta formatnya (Bentuk, Background, animasi, Transisi dan sebagainya) yang disebut dengan Slide

4 Menciptakan Presentasi
Setelah anda menghadapi tampilan sebagaimana terlihat pada gambar 9.1. Anda bisa langsung membuat presentasi. Slide pertama adalah slide dengan format layout untuk Judul presentasi. Anda ketikkan langsung saja Judul dan Sub Judul pada slide yang pertama. Misalnya kita akan buat slide tentang Pengenalan Internet maka tampilan slide pertama seperti pada contoh Gambar 9.2.
Untuk menambahkan slide baru, klik tombol New Slide maka akan muncul window Office Theme yang berisi beberapa format layout slide yang dapat kita pilih. Lebih jelasnya dapat dilihat pada Gambar 9.3 berikut ini.
Ada empat jenis layout pada Office Theme yaitu:
  • Teks Layouts, yang berisi Layout khusus untuk menampilkan teks saja, terdiri dari Title Slide yaitu slide untuk judul/awal presentasi, Title Only hanya memuat judul saja, Title and Teks memuat judul dan penjelasannya, Title and 2 colom memuat judul dan pembahasan yang disajikan dalam bentuk 2 kolom.
  • Content Layouts, yang berisi Gambar, bagan, diagram dengan lima bentuk yaitu: Blank artinya kosong, Content berisi isinya saja, Title and Content untuk menampilkan judul dan Isinya, Title and two Content untuk menmpilkan judul dan dua isi yang disajikan dalam dua kolom, Title, Content and 2 Content sama dengan Title and Content hanya Content kolom kedua dipecah lagi menjadi dua baris, Titel 2 Content and Content sama dengan sebelumnya hanya yang kiri yang dipecah dua, Title and 4 Content sama dengan sebelumnya hanya kiri dan kanan masing-masing dipecah dua.
  • Text and Contents Layout
    Yaitu gabungan antara teks dengan gambar, bagan atau diagram, anda dapat memilih salah satu model yang diinginkan.
  • Other Layout
    Model Slide out yang lain, misalnya dengan clip art, media dan sebagainya. Anda dapat memilih sesuai dengan kebutuhan.
Misalnya kita akan memilih layout Title and Content, maka akan muncul tampilan seperti pada Gambar 9.3 Dan kita bisa menambahkan tulisan presentasi pada slide kedua misalnya seperti pada Gambar 9.3.

Sekarang mari kita membuat slide ketiga dengan bentuk yang berbeda, misalnya bentuk layout Title and 2 Content. Kemudian tambahkan tulisan pada slide ketiga tersebut sebagai berikut.
  1. Pada bagian Click to add title ketikkan:
    Sumber Daya di Internet
  2. Lalu klik pada judul Click to add text yang terletak sebelah kiri dan Tuliskan:
    E-mail
    Mailing list
    Newsgroup
    Web
  3. Klik pada judul Click to add text yang terletak sebelah kanan.
  4. Tuliskan
    Telnet
    FTP
    Gopher
    Chat
Hasil langkah di atas sebagai berikut:

4.1 Membuat Slide dengan gambar, clipart, tabel, grafik atau obyek lainnya
  • Klik tombol Insert New Slide kemudian pilih layout Title and Two Content.
  • Pada Title ketikkan “Arsitektur Internet”.
  • Pada Content yang pertama ketikkan:
o Dapat menghubungkan seluruh komputer di dunia
o Dapat berkomunikasi antar komputer
  • Pada Content yang kedua, jika ingin menambahkan gambar dengan cara klik picture pada content, kemudian akan muncul kotak dialog Insert Picture dan pilih file gambar yang akan dimasukkan ke silde.

  • Jika ingin menambahkan clipart, maka klik icon clipart pada slide di content 2 kemudian akan muncul kotak dialog Insert Clip Art sebagai berikut.
  • Jika ingin menambahkan grafik maka akan muncul Kotak dialog grafik seperti pada materi di Microsoft Excel.

5 Mengenal Tombol-Tombol Pengatur Pandangan.
Di bagian kanan bawah terdapat tiga buah tombol yang berguna untuk mengatur pandangan terhadap slide. Ketiga tombol tersebut diperlihatkan pada gambar berikut:
5.1 Normal View
Pada keadaan normal, pandangan inilah yang ditampilkan. Pada pandangan ini, bidang yang berisi wujud slide lebih ditonjolkan daripada bidang-bidang lainnya. Gambar 9.4 ditampilkan dalam wujud Normal View.
5.2 Slide Sorter View
Pada pandangan ini, semua slide akan ditampilkan dalam ukuran kecil dan disusun dalam format baris dan kolom.
Hal ini sangat bermanfaat untuk melihat semua slide secara sepintas. Untuk menampilkan salah satu slide, anda dapat mengklik ganda pada slide yang bersangkutan.
5.3 Slide Show View
Tombol ini berguna untuk menampilkan slide-slide yang telah dibentuk, dimulai dari slide pertama. Caranya:
  1. Aktifkan slide pertama.
  2. Klik tombol Slide Show View
Muncul tampilan berikut:
Untuk menampilkan slide berikutnya tekanlah tombol Page Down, jika slide sebelumnya tekanlah tombol Page Up. Tombol Home dapat anda gunakan untk menuju slide pertama dan End untuk menuju slide terakhir. Untuk mengakhiri presentasi tekanlah tombol Esc. Anda juga bisa mengakhiri dengan cara klik kanan mouse kemudian pilihlah End Show.

6. Menukarkan Posisi Slide
Untuk menukar posisi slide, pilihlah Normal View. Sebagai contoh langkah berikut digunakan untuk memindahkan slide keempat menjadi slide ketiga.
  1. Klik ikom kotak slide milik slide keempat, dan tahan. Langkah ini membuat slide keempat diblok.
  2. Geser mouse sehingga penunjuk mouse berada di atas ikon Slide milik slide ketiga.
  3. Lepaskan penekanan terhadap tombol kiri mouse, hasilnya

7. Menghapus Slide
Penghapusan slide dapat dilakukan dengan berbagai cara. Contoh berikut menunjukkan cara  penghapusan slide kelima.
  1. Klik ikon slide milik slide kelima.
  2. Tekan tombol Delete
    Slide kelima akan terhapus dari Internet.ppt.

8. Menduplikasi Slide
Adakalanya kita perlu menduplikasi suatu slide. Misalnya anda ingin membuat dua buah slide yang tampilannya serupa, tetapi isinya berbeda. Untuk menduplikasi suatu slide lakukan langkah berikut misalnya mau menduplikasi slide keempat:
  1. Klik pada ikon slide milik slide keempat
  2. Pilih menu Edit lalu klik Duplicate.

9. Menyisipkan Slide
Bila anda ingin menambahkan slide baru, tetapi bukan sebagai slide terakhir, anda dapat memilih slide yang terletak tepat sebelum slide baru disisipkan.
Contoh berikut akan menyisipkan slide baru yang akan diletakkan sebagai slide keempat.
  1. Klik ikon slide milik slide ketiga.
  2. Klik Insert New Slide
  3. Pilih Layout Slide yang dinginkan

10 Menambahkan Latar Belakang Slide
Sejauh ini anda membuat slide dengan tampilan latar belakang yang polos. Pada bab ini anda akan mempelajari berbagai cara untuk membuat latar belakang sehingga presentasi menjadi lebih menarik.
10.1 Menggunakan Template
Pemberian latar belakang pada semua slide dapat dilakukan dengan mudah, yaitu dengan menerapkan template. Anda bisa memilih salah satu dari template yang disediakan oleh PowerPoint.
Ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Klik menu Design, kemudian pada panel theme pilih salah satu design yang kita inginkan. Untuk melihat pilihan design lainnya klik vertikal scrollbar sebelah kanan pada panel theme. Berikut adalah tampilan panel theme.
2.   Pilihlah template yang anda kehendaki misalnya Oriel, maka hasilnya adalah seperti pada Gambar 9.13 berikut ini.
10.2 Mengatur Skema Warna untuk semua Slide
Template background yang telah anda pilih bisa diganti warnanya dengan cara:
1. Klik Colors pada toolbar kiri atas kemudian pilih komposisi warna yang diinginkan.
Lebih jelasnya dapat dilihat pada Gambar 9.14 berikut ini.
2. Untuk merubah format text dapat juga menggunakan template font yang sudah
disediakan oleh Microsoft Power point. Caranya klik design kemudia klik tombol
Fonts pada bagian kanan atas. Lebih jelasnya seperti pada Gambar 9.15 berikut ini.
3. Untuk merubah format text dapat juga menggunakan template font yang sudah
disediakan oleh Microsoft Power point. Caranya klik design kemudia klik tombol
Fonts pada bagian kanan atas. Lebih jelasnya seperti pada Gambar 9.15 berikut ini.